Amankah Ibu Hamil Bepergian Jauh

Amankah Ibu Hamil Bepergian Jauh?

Ketika masa kehamilan, memang sudah sepatutnya seorang ibu harus ekstra hati-hati dalam menjaga kesehatan diri dan janin yang dikandungnya. Berbagai pantangan pun bermunculan di masyarakat, bahkan ada beberapa yang hanya merupakan mitos belaka.

Meski demikian, sebenarnya mitos atau pantangan tersebut bertujuan agar keselamatan ibu dan janin tetap terjaga. Termasuk larangan untuk bepergian jauh selama kehamilan.

Tetapi, jika dilihat dari sisi medis, sebenarnya ada celah yang memperbolehkan ibu hamil melakukan perjalanan jauh, namun tentu dengan beberapa hal penting yang harus diperhatikan.

Traveling Pada Usia 14-18 Minggu Kehamilan

Masa ideal untuk seorang ibu hamil melakukan perjalanan jarak jauh atau traveling ialah pada usia kehamilan 14 hingga 18 minggu. Mengapa harus menunggu hingga usia kehamilan 14-18 minggu? Lalu, sudah amankah ibu hamil bepergian jauh saat menginjak usia kehamilan tersebut?

Baca juga: amankah ibu hamil berpuasa?

Ketika sudah memasuki trimester kedua, kekuatan kandungan sudah semakin bagus dan ibu akan lebih siap melakukan perjalanan jarak jauh yang tentunya membutuhkan ketahanan fisik yang baik.
Sementara saat masih pada usia trimester pertama, risiko keguguran masih terlalu tinggi. Ibu hamil pun kerap merasakan gangguan kesehatan seperti mudah lelah, sering merasa mual, mudah pusing dan lain sebagainya.

Pada akhir masa kehamilan atau setelah masuk minggu ke-36, risiko keguguran kembali meningkat, sehingga ibu hamil sangat tidak disarankan melakukan perjalanan jarak jauh.

Moda Transportasi yang Digunakan

Pertanyaan amankah ibu hamil bepergian jauh juga bisa dijawab dengan mengetahui moda transportasi yang digunakannya. Ketika Anda harus melakukan perjalanan menggunakan pesawat, ada beberapa kondisi yang harus diperhatikan untuk mempertimbangkan ulang keputusan Anda tersebut:
  • Janin Anda memiliki risiko lahir prematur
  • Ada masalah pada plasenta kandungan
  • Usia kehamilan sudah mencapai minggu ke-36
  • Berdasarkan riwayat kesehatan, dokter menyarankan Anda tidak melakukan perjalanan menggunakan pesawat.
Sementara jika Anda hendak bepergian menggunakan moda transportasi laut, sebaiknya pilih kapal yang menawarkan pelayanan medis selama perjalanan, khususnya pelayanan bagi ibu hamil.

Kemudian jika Anda harus bepergian dengan moda transportasi darat seperti mobil atau kereta api, sebaiknya pilih kendaraan yang benar-benar nyaman dan sabuk pengaman selalu terpasang dengan benar. Ibu hamil sangat tidak disarankan bepergian jauh menggunakan kendaraan roda dua, karena risiko yang terlalu tinggi.

Namun penjelasan terkait amankah ibu hamil bepergian jauh di atas juga sangat tergantung dengan kondisi kesehatan Anda, sebab setiap orang memiliki ketahanan tubuh berbeda satu sama lain.

Tidak ada komentar untuk "Amankah Ibu Hamil Bepergian Jauh"